Di kesempatan yang sama, Silvany menuturkan, banyak pengalaman yang ia dapat saat praktik menjadi psikolog di Jakarta. Ia meelihat, kini fenomena yang terjadi adalah pasien yang datang melakukan konsultasi dengan dirinya, usianya semakin hari, semakin muda.
Silvany mengaku, ia cukup banyak mendapatkan pasien yang usianya di bawah 30 tahun. Ini artinya, pasien-pasien yang datang untuk berkonsultasi seputar psikis. Termasuk soal stres relatif begitu muda yakni generasi Y dan generasi Z. Mengapa demikian?
Dijelaskan Silvany, menurut pandangannya hal ini terjadi karena di rentang usia ini adalah titik usia yang sangat produktif. Mereka juga memasukin periode pencarian jati diri.
“Di usia inilah masih sangat produktif. Masih di proses pencarian cari jati diri, istilahnya masih trial and error. Usia ini fase kehidupan psiko sosialnya belum terlalu matang, banyak keinginan banyak cita-cita tapi kurang dapat bimbingan. Banyak faktor, ya lingkungan, keluarga, pekerjaan juga,” tandasnya.
(Dewi Kurniasari)