Kemudian ketika Meghan Markle dan Pangeran Harry akhirnya menikah, pertanyaan apakah dirinya merupakan Meghan Markle, seolah sudah menjadi santapan biasa sehari-hari. Karena sering dikira Meghan Markle, hingga akhirnya membuat Christine terinsipirasi, apakah ia bisa mendapatkan pekerjaan baru, jika berpura-pura menjadi Meghan Markle.
“Saya dari kecil bercita-cita ingin menjadi aktris dan orang-orang di luar sana begitu yakin kalau saya adalah Meghan Markle. Jadi saya pikir, kenapa tidak kita lihat saja apakah saya bisa mendapat beberapa pekerjaan, dengan berpura-pura menjadi Meghan Markle,” ungkap Christine, seperti dikutip Okezone dari Foxnews, Selasa (18/2/2020).
Bukannya risih, perempuan 32 tahun ini mengaku hal tersebut sangat menyenangkan bagi dirinya. Sebab sosok Meghan Markle di matanya, adalah seorang perempuan yang mengagumkan.
Soal kemiripan wajahnya dengan ibu dari Archie Harrison tersebut, Christine Mathis sendiri memang tak menampik. Menurut Christine Mathis, kemiripan wajahnya dengan Meghan Markle adalah karena mereka berdua sama-sama berdarah campuran.
“Meghan Markle dan saya sama-sama ras campuran. Ayah saya adalah orang Afrika-Amerika dan Italia. Sedangkan ibunda Meghan adalah orang Afrika-Amerika,” imbuhnya.