Di tengah perjalanan, Kevin rupanya menemui beberapa kendala. Salah satunya adalah jalanan yang banyak ditutup. Ini membuat Kevin yang tinggal di Pamulang mesti ambil jalan dari Ciputat untuk dapat akses jalan.
"Jalan banyak ditutup, aku mesti putar jalan dan macet-macetan. Tapi nggak apa, asal aku bisa sampai ke kosan teman-teman dan ngasih bantuan ke mereka," cerita Kevin.
Bukan anak Jakarta, membuat Kevin hampir putus asa mencari jalan alternatif. Tapi, keyakinan hati Kevin membawanya menemukan jalan sampai ke daerah Kemang. Ya, daerah padat bangunan dengan gang-gang kecil, tepatnya di Kemang Selatan 10c.
Setelah sampai di dekat lokasi, Kevin coba menghubungi temannya yang bernama Neng. Menanyakan lokasi pasti kosan mereka dan mau dibawain makan apa.
"Saat aku telepon, aku mendengar suara riuh sekali. Teman-teman aku ternyata senang sekali aku datang menolong mereka. Aku pun semakin semangat untuk bisa segera bertemu mereka," ungkapnya.
Alhasil, setelah obrolan di telepon selesai, Kevin membelikan teman-temannya itu mie rebus, telur ayam, biskuit, meses, dan roti. Makanan yang diharapkan bisa membantu teman-temannya itu dari rasa lapar selagi menunggu banjir surut.
Menerjang dalamnya banjir
Ya, momen untuk bisa sampai ke lokasi kosan teman-temannya itu adalah momen yang mungkin tak akan dilupakan Kevin. Ia menceritakan kalau airnya dingin dan banjirnya cukup dalam.
Dengan berani Kevin pun melintasi banjir tersebut. Sebelumnya, ia diperingati warga sekitar akan keyakinannya. Ya, Kevin ditanya apakah ia berani menerjang banjir tersebut dan ia jawab berani.
Diberikanlah tongkat kayu oleh seorang warga agar Kevin punya barang yang bisa dia pakai sewaktu-waktu jika ada ular di dalam air. Plastik berisi ponsel dan makanan ia pegang tinggi-tinggi supaya tetap bersih.
Perjuangan Kevin menerobos banjir pun divideokan netizen dan viral di Twitter. Ya, Anda bisa lihat video Kevin menerjang banjir di akun Twitter @faqih_shofyan.
Temen gue terjang banjir demi antar makanan ke temen-temennya yang terjebak banjir di kos daerah Kemang.
Dia jauh2 dari Pamulang, Tangsel pic.twitter.com/qKWMU0ClId— Faqih Shofyan Afifi (@faqih_shofyan) January 1, 2020
Bisa dilihat, Kevin seorang diri menerjang gang sempit yang sedang banjir. Tangan kanannya memegang kayu, tangan kirinya memegang plastik merah berisi makanan dan ponsel.
Terlihat juga di sana teman-temannya yang menanti di kosan. Terdengar juga kalimat, "Hati-hati Kevin. Luuv Kevin". Raut wajah senyum pun diberikan teman-teman Kevin.
Beberapa menit kemudian Kevin bisa terbebas dari dalamnya banjir dan bisa tenang di dalam kosan temannya. "Alhamdulillah sampai dan aku langsung masuk lewat depan. Aku naik ke atas untuk istirahat dan makan biskuit bareng teman-teman," ungkapnya.