Artika menambahkan, bila seseorang sudah menemukan kebahagian versi mereka masing-masing, maka mereka bisa menghargai kebahagiaan orang lain, bahkan malah ikut menikmatinya.
Namun saat ditanya terkait fenomena mom-shaming yang masih marak hingga saat ini, Artika mengatakan bahwa kini ia lebih bijak dalam menanggapi reaksi dari para netizen.
"Kita tidak bisa mengontrol presepsi atau anggapan apapun. Kita hanya bisa mengontrol reaksi kita terhadap pandangan mereka atau reaksi mereka," tuntasnya.
(Utami Evi Riyani)