Kemarahan itu reaksi alami, tetapi jarang bermanfaat. Pernahkah kamu kesal dan emosi, sehingga melampiaskannya pada teman, saudara, atau bahkan rekan kerja?
Tindakan itu tidak bagus dan nanti pada akhirnya kamu yang akan menyesal dan malu pada diri sendiri. Selain itu, emosi yang menggebu bisa merusak reputasi, karier, bahkan penghasilan.
Namun, sebagai orang dewasa yang mempunyai pemikiran yang matang, kamu harus menemukan keseimbangan. Jika tidak, kamu akan mengalami kehancuran dan hal tersebut bisa saja mempengaruhi setiap hubungan yang terjadi dalam hidup kamu. Dilansir dari Southcinamorningpost, Jumat (22/11/2019), inilah tips mengendalikan emosi:
1. Jangan memberikan respons yang menggebu sebelum mencerna informasi
Misalnya, jika seseorang mengingatkan kamu untuk melakukan suatu hal secara terus-menerus, maka cobalah untuk tidak mengeluarkan emosi. Sebaliknya, kamu harus sabar dan berikanlah ia pengertian dengan perlahan.
2. Ingatlah bahwa kamu selalu dapat meledak nanti
Luangkan waktu untuk memikirkan dan mengingat seberapa kuatnya kamu. Kamu mungkin perlu orang lain untuk menyaksikan apa yang kamu katakan.
3. Jangan biarkan mereka memancing emosimu
Kamu bisa menyerap ada yang mereka katakan atau lakukan, tetapi jangan sampai kamu terpancing emosi. Pada dasarnya, kontrol diri memang memerlukan latihan namun itu akan membantu kamu untuk memberikan respons yang baik.
4. Beberapa orang takut pada pribadi yang tenang
Mengapa? Karena, mereka akan tahu kamu dapat memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada orang lain. Keterampilan dalam mengolah dan mengendalikan emosi dapat berguna di dunia yang besar dan luas. Beralih dari mode kemarahan, mode "aksi" seringkali lebih diperlukan untuk memperbaiki situasi. Tetap tenang dapat membantu kamu dalam mengetahui tindakan apa yang perlu kamu lakukan.
(Utami Evi Riyani)