Dony kaget sekaligus senang. Cepatnya kabar ini ia pikir salah satunya karena CV uniknya tersebut. Makanya, pas di momen wawancara, ia bertemu dengan supervisor mall dan tampak jelas di wajahnya, ada ekspresi menahan ketawa di sana.
"Aku yakin dia nahan ketawa karena lihat CV aku sebelumnya. Ya, aku sih bersyukur aja sekaligus bahagia bisa langsung dipanggil sorenya setelah psikotes dan besoknya langsung wawancara," terangnya.
Sebetulnya, di momen wawancara itu, Dony tidak hanya bertemu dengan supervisor, tetapi juga pihak direksi. Namun, reaksi lucu itu hanya diberikan si supervisor, karena pihak direksi ternyata orang Australia.
"Aku sih yakin, dia nggak paham karena bukan kulturnya. Tapi, si supervisor jelas banget nahan ketawa pas ketemu aku," sambungnya.
Dony melanjutkan, idealisme-lah yang membuatnya yakin kalau CV Berita Duka Cita ini menarik. "Aku yakin kalau CV ini bisa merepresentasikan kreativitas aku. Lagipula, info penting di CV ini juga nggak hilang, jadi, ya, tetap jelas isi informasinya," tambahnya.
Di sisi lain, Dony berharap semoga CV-nya itu bisa menginspirasi orang lain, khususnya mereka yang baru lulus kuliah. "Semoga bisa jadi inspirasi buat adik-adik yang masih fresh graduate. Semangat cari bekerja, biar cepat kaya," pungkasnya.
(Dinno Baskoro)