"Percobaan ciu terhadap kucing anggora. Setelah dua jam, empedu bekerja keras mengeluarkan racun. Membuat tubuh si anggora bergetar. 50 persen ciu bekonang sudah masuk dalam darah. Merusak sebagian sistem saraf dalam otak. Otak tidak mampu memberikan intruksi kepada organ tubuh, sehingga pandangan kabur dan kesadaran berkurang."
"Detak jantung mulai melemah." Saat video bagian ini dibagikan, Anda bisa lihat kalau tubuh si kucing sudah mulai diam. Tak ada lagi respons yang diberikan karena jantung si kucing memang mulai melambat dan menyebabkan dia semakin tak berdaya. Sampai akhirnya si kucing pun tewas.
Mengetahui kucing tersebut telah mati, pelaku kemudian membuat pernyataan, "Terima kasih. Karenamu aku bisa membuat status ini." Hal yang membuat 'nyesek' adalah saat merekam kematian si kucing, pelaku mengucapkan kalimat 'Innalillahi wa innailaihi roijun'.
Sebagai penutup, si pelaku menuliskan kalimat perpisahan. "Semoga kau tidak pernah tenang di alam sana. Dendamlah kepadaku," begitu tulisnya.