Seakan belum puas untuk mengerjai sang istri, Tretan pun mengganti serundeng yang biasa menjadi toping nasi kuning dengan makanan lain. Ia memilih menaburkan sereal rasa cokelat untuk mendapatkan tekstur kasar yang mirip dengan serundeng. Hingga akhirnya sesi icip-icip pun dimulai.
Sebagai permulaan, Tretan terlebih dahulu mencicipi masakannya tersebut. Suapan pertama pun berhasil ditelan dengan baik, begitu pula dengan suapan kedua. Namun pada suapan ketiga yang berisi banyak sereal cokelat, Tretan seperti mual dan hendak memuntahkan masakannya.