Gati menambahkan, saat ini perajin batik di Indonesia jumlahnya sangat banyak. Selain itu, ada sekira 200.000 pelaku usaha yang masuk kategori industri kecil menengah.
Agar cocok dipakai berbagai kalangan, banyak desainer turun tangan yang menyesuaikan pasar. Tidak heran, saat ini banyak batik ready to wear, yang motifnya tidak hanya tradisional.
"Pelaku usaha ini harus didorong agar produksinya dilirik pasar. Beruntung sekarang hasil dari perajin batik itu dikawinkan dengan para desainer. Desainer cari pasarnya, lalu ordernya ke perajin," ucap Gati.