4. Batavia Café
Kafe ini masih terletak di sekitaran Museum Fatahillah. Desain Belanda pun masih sangat melekat pada bangunan yang satu ini. Konon katanya café ini memiliki lorong penjara bawah tanah yang terhubung dengan Museum Fatahillah. Beberapa penampakan wanita pun kerap terlihat di tempat ini, seperti noni-noni Belanda maupun wanita pribumi.
5. Hotel Salak Heritage
Hotel ini dibangun pada zaman penjajahan Belanda pada 1856 silam. Nama salak sengaja disematkan karena letak hotel ini yang berada di bawah kaki Gunung Salak. Menurut sejarah hotel ini dulunya menjadi tempat meeting para petinggi dan elit Belanda.
Namun pada zaman Jepang, tempat ini beralih fungsi menjadi markas polisi militer Jepang. Setelah merdeka barulah tempat ini menjadi Hotel Salak hingga hari ini.
(Dinno Baskoro)