Restoran ini terletak di daerah strategis di Pantai Patong. Kapasitasnya memang terbilang besar bisa menampung hingga 560 pengunjung. Sementara untuk menunya sendiri, restoran ini menjual berbagai kuliner Nusantara seperti mi goreng, nasi goreng, dan masih banyak lagi.
Akun @anazgoden9 memiliki pendapat yang berbeda. Ia mengatakan bahwa kejadian ini adalah hal yang wajar, bahkan Malaysia pun pernah mengalaminya.
"Coba nonton acara 'The Law of Jungle' episode Pulau Sabah. Disana juga banyak sampah terdampar dari seluruh dunia. Ada kipas angin, sandal jepit, pokoknya sampah bener-bener sampah. Semoga kita gak buang sampah sembarangan ya. Miris liatnya, di laut itu kan juga ada penghuninya juga," tulis @anazgoden9.
Ada juga netizen yang berasumsi bahwa kesadaran masyarakat Indonesia untuk menanggulangi isu sampah plastik ini masih sangat rendah. Contohnya seperti pengalaman yang dibagikan oleh akun @kiyoshi99z.
"Ya wajar sih. Temen gw orang rantau dia tinggal di daerah Bekasi, tiap hari buang sampah seenak jidat dia kadang ke selokan, kadang di jalanan. Dia bilang bodo amat sama kota (Bekasi) ini, yang penting pas di kampung kelahirannya, dia ga gitu. Asal kota kelahiran dia bersih. (Based on true story)," ungkapnya.
Terlepas dari mana asal usul sampah tersebut, apakah benar-benar berasal dari perairan Indonesia, atau ulah penduduk lokal yang membeli makanan Indonesia di kawasan Phuket, kejadian ini bisa menjadi pengingat bagi kita untuk lebih aware terhadap isu sampah plastik yang kian memprihatinkan.
(Martin Bagya Kertiyasa)