Diakui Vera, bentuk stres sekarang lebih dipengaruhi karena status keuangan buruk, status pernikahan, sampai hal lain di lingkungan sekitarnya. Hans Selye, orang yang pertama kali menemukan stres menyebutkan, tahapan orang yang stres pun berurutan. Mulai dari adanya sinyal stres, berjuang berusaha meredakan stres sampai merasa kelelahan.
"Kalau stres berkepanjangan, tubuh harus bisa mengatasi. Tubuh akan mencoba meminimalisir sendiri, kalau enggak kuat bisa nangis, tandanya tubuh berusaha fight," tutur Vera.
Tak heran kalau orang bokek kerap mengaluh stres. Karenanya, sejak muda Anda harus pintar mengatur finansial pribadi, syukur-syukur punya asuransi yang mendukung masa depan.
(Utami Evi Riyani)