Duel Sengit Kai dan Fani di Final MasterChef Indonesia Season 5

Dewi Kania, Jurnalis
Minggu 16 Juni 2019 19:52 WIB
Share :

Dalam tantangan pertama, Kai dan Fani harus membuat appetizer sedap. Mereka berkreasi dengan bahan dasar seafood lho. Seperti apa ya masakannya?

Saat itu Kai berkreasi membuat hidangan Mexican style, dengan udang dan soup lime dengan rasa accidity yang pas. Kemudian supnua dihidangkan dingin.

Sementara Fani memasak hidangan khas Indonesia, berupa ikan tuna, urap dan sambal matah kecombrang. Pokoknnya nano-nano!

Kai dari udang, dengan lime yang akan mengeluarkan acciduty

Fani ikan, ada kecombrang

Sebelumnya, kedua grand final is memasak duplicate disk pada ronde pertama berupa steak, oyster dan dessert boba kekinian

Di tengah memasak, juri pun menyambangi kedua kontestan. Kai mengaku galau akan menyajikan appetizer sup panas atau dingin. Begitu juga dengan Fani, karena terbatas waktu dia merasa kesulitan mengalahkan Kai.

Ketiga juri memuji proses masak yang dilakukan Kai dan Fani. Dalam memasak kali ini dinilai sangat terorganisir.

Ketika waktu tinggal 30 detik, Kai dan Fani harus menghidangkan 3 porsi makanan untuk Chef Arnold, Chef Juna dan Chef Renatta.

Kai sudah menghidangkan masakan yang luar biasa, sayangnya udang yang dimasak kematangan.

"Aku bikin cold soup dengan chicken stock dan prawn, sayuranmya onion paprika, dan tomat. Ditambah roti kering yang Mexican banget," kata Kai.

Sayangnya, Kai menghidangkan cold soup itu terpisah antara condiments dan kuah sup, dengan maksud menyesuaikan selera para juri. Juri pun mulai berkomentar setelah mencicipi signature dish Kai ini. Bagaimana komentarnya ya?

"Kalau saya sebenarnya ini tidak sepatutnya memberikan pilihan seberapa asam makanannua. Dari taste tidak ada masalah, tapi ini bukan refreshing dish. Karena karakter hidangan tersebut tidak seperti itu," ucap Chef Juna

"Konsep agak membingungkan, sebenarnya kamu tahu elemen seperti apa, kecuali kalau pedas. Secara flavor berasa semua orange dan lime. Di sini yang sangat disayangkan udangnya, bukan over lagi tapi border lain, antara over dan sudah mau mati," tambah Chef Renatta.

Kemudian, ketika juri MasterChef Indonesia Season 5 mencicipi Tuna Tartar with Sambal Matah Kecombrang Urap Sour Cream buatan Fani. Saat mencicipi, mereka tak berhenti makan hidangan pembuka tersebut.

"Sambal matah ini memang makanan lagi hype. Tapi kenapa ada terasi yang masih besar. Kamu harus pikirkan terasi dan tuna mentahnya. Walaupun potongan bagus, terasi baunya mengganggu," beber Chef Arnold.

Chef Juna bahkan mengomentari platting hidangan Fani. Secara warna kurang menarik, begitu juga dengan peletakan condiments di setiap layernya.

"Seharusnya platting lebih cantik lagi. Layer per layer warnanya harus kontras. Pedasnya pas, tapi ga ada peredanya. Misalnya kamu bisa tambah avocado," ucap Chef Juna.

Senada dengan Chef Juna, Chef Renatta pun mengomentari platting hidangan Fani. Dia menilai platting-nya sangat buruk dan tidak eye catching.

"Secara general rasanya ok. Lepadasannya di-cut down dengan sour cream, ini really flavor. Sedikit ikan tuna rasanya ada sendiri. Tapi sedikit bermasalah dengan presentasi," tambah Chef Renatta.

Setelah membuat appetizer, Kai dan Fani membuat main course yang lebih lezat. Mereka berdua kompak membuat hidangan steak dengan konsep berbeda.

Kai memilih membuat Mexican Style Venison Steak dengan bahan baku daging rusa. Fani memasak Ribeye Steak with Green Curry yang juga mantap.

Ketiga juri pun berkomentar atas masakan utama yang disajikan di galeri MasterChef Indonesia Season 5 untuk terakhir kalinya. Arnold menyenangi main course buatan Kai.

"Saya suka dengan rasa cheesy creamy dari sausnya. Until daun-daunnya jangan di-platting satu-satu karena enggak akan kemakan," terang Chef Arnold.

Kompakan, Chef Juna dan Chef Renatta mengomentari tingkat kematangan daging steak spesial tersebut. Sayangnya mereka juga menilai rempah dalam hidangan tersebut kurang halus diolahnya.

"Daging kematanganya bagus, tapi sausnya masih banyak rempah yang kurang halus. Platting lumayan bagus, you good," puji Chef Renatta.

Setelah itu, ketiga juri mengomentari hidangan Fani tidak jauh berbeda dengan Kai. Sayangnya, untuk daging pilihan Fani kurang mantap diolah.

"Rate kematangannya belum medium rare, tidak masalah. Eksekusinya harus beda. Penempatan bunga tidak tepat satu putik, harusnya cari yang warnanya kontras. Ini border line banget masaknya. Kalau buat acar agak kurang pas," kata Chef Juna.

"Pemotangan daging harusnya dipotong lurus. Kalau memotong daging ini ok, tapi tidak sempurna. Fani dan Kai hidangan main course perbedaan sangat tipis," sambung Chef Arnold.

Di tantangan paling terakhir, Kai dan Fani juga wajib membuat dessert. Kai masih semangat mengkreasikan makanan manis Mexican Style, sementara Fani bikin hidangan penutup khas Indonesia.

Dalam 60 menit terakhir memasak di galeri MasterChef Indonesia Season 5, suasananya semakin memanas.

"Sedih banget terakhir kalinya menyajikan hidamgan untuk juri," ungkap Kai.

"Aku bikin dessert tradisional dari Indonesia yakni kolak," ucap Fani.

Sementara itu, Kai menghidangkan Tres Leches Cake. Elemennya terdiri dari dengan blueberry compoute, hazelnut, cokelat, icing sugar, milk powder hingga cinnamon untuk taburannya.

 

"Di akhir perjalanan aku kali ini ditutup dengan yang manis dan segar," tutur Kai.

"Signature dish ini harga diri aku. Kali terakhirnya masak di galeri, bakal langen banget, bagaimana perasaan saat masak di sini," tambah Fani.

Setelah menyajikan Tres Leches Cake, Chef Juna mengomentari hidangan penutup buatan Fani.

"Kamu buat Tres Leches Cake ini sangat riskan. Cukup waktu yang lama agar cake soft. Di sini waktunya kurang jadi cake kurang soft. Milk powder dengan icing sugar dan cinnamon peletakannya kurang bagus," kata Chef Juna.

"Hidangan yang kamu buat ini karakter kamu. Banyak elemen ramai, di pirimg terlihat cerah, dari crumble mestinya tekstur lebih halus lagi," ucap Chef Arnold menambahkan.

Sementara Chef Renatta juga memuji dessert Kai. Permainan warna dan tekstur terlihat sangat bagus. Rasa manisnya juga pas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya