Kolaborasi seniman graffiti Indonesia dan Perancis disebutkan telah dimulai sejak 2010 lalu, melalui ajang Wall Street Arts yang berlangsung di Galeri Salihara, Jakarta.
Seniman Indonesia dan Perancis tersebut nantinya akan melakukan mural di tembok Duta Merlin dengan ukuran kurang lebih 47x16 M hingga 4 Mei 2019. Banyak orang yang beranggapan graffiti dan street art hanya berpusat di jalanan.
Sementara, dalam beberapa tahun terakhir, bentuk ekspresi seni ini telah berkiprah menjadi ikon budaya pop dan urban. Seniman dari Indonesia dan Perancis dalam membuat graffiti tidak mengalami banyak kesusahan, walaupun berbeda negara.
"Buat kesulitan paling enggak ada, intinya yang penting udah tau jalan kerjanya dan budaya dari graffiti tersebut," tutur Stereoflow.
Baca Juga: Penurunan Indra Penciuman Jadi Tanda Seseorang Mendekati Kematian?