3. Leonika Sari
Dengan usianya yang terbilang muda, tidak ada hambatan bagi Leonika Sari untuk berprestasi. Dia adalah CEO dari Reblood. Reblood sendiri merupakan sebuah startup yang dapat mendorong semua orang untuk mendonorkan darahnya. Lewat aplikasi ini, pendonor darah bisa tahu lokasi terdekat mana yang bisa didatangi untuk mendonorkan darahnya.
4. Alamanda Shantika
Alamanda merupakan salah satu perintis Go-jek yang sudah sukses di Indonesia. Perempuan yang ada di balik kesuksesaan Go-jek ini benar-benar cinta pada bidang matematika dan coding dari masih kecil. Sehingga dapat mengantarkannya hingga ke titik ini. Namun, Alamanda hengkang dari Go-jek dan kemudian dia bergabung dengan Kibar, yang meluncurkan gerakan starup dan FemaleDev.