Sosiolog: Kekerasan Jadi Ajang Kompetisi, Cara Remaja Buktikan Eksistensi

Tiara Putri, Jurnalis
Senin 15 April 2019 17:20 WIB
Kekekerasn kini seolah dijadikan ajang kompetisi (Foto:Ist)
Share :

Gaya Keren Gibran dan Kaesang Bertemu Raja Salman di Arab Saudi

Jokowi Masuk ke Kakbah, Ada Apa di Dalamnya?

Dirinya menjelaskan, untuk mencegah terjadinya kekerasan terutama yang dilakukan oleh anak bukan hanya butuh regulasi dari pemerintah. Norma umum di masyarakat harus diinternalisasi. Jadi anak tidak sekadar dilarang melakukan kekerasan tapi dijelaskan alasan dibaliknya. Contoh, dampak negatif dari kekerasan terhadap anak dan orang lain.

 

“Sekarang ini yang dibutuhkan anak adalah reasoning atau penjelasan mengapa dia tidak boleh melakukan hal tersebut. Orangtua tidak bisa hanya mengatakan tindakan itu boleh dan tidak boleh dilakukan,” imbuh Daisy.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya