Menguak Misteri Jembatan Panus Depok, Berkenalan dengan Hantu Stefanus si Arsitek (1)

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 21 Maret 2019 23:01 WIB
Jembatan Panus Depok. (Foto: Okezone)
Share :

Setelahnya, Furi pun mengucap Assalamualaikum. Ternyata, tempat tersebut adalah lokasi istri Stefanus loncat. Kami semua kompak diam tanpa aba-aba, rasa sepi dan takut mulai terasa dari raut wajah kawan-kawan saya, dan mungkin saya juga mengalaminya.

"Si Nyai (istri Stefanus) dibunuh Kamis jam 11 siang, bukan malam. Dia merasa mendapatkan sesuatu yang tidak adil. Suaminya diberitakan dikembalikan ke negara asalnya, padahal aslinya tidak. Tapi, tidak ada yang percaya dia, akhirnya dia bunuh diri di jembatan," tutur Furi.

"Dia cerita suaminya itu dibunuh ditembak 2 hari sebelum akhirnya dia bunuh diri di jam 11 siang. Sebelum loncat, dia membuang koin sebagai pernyataan terima kasih kepada Stefanus karena dia sudah membangun jembatan untuk dipergunakan masyarakat sekitar. Stefanus juga suka berbagi," tambahnya menjelaskan.

Setelah itu, dia pun melemparkan sejumlah koin dengan jumlah ganjil. Perasaan takut yang sempat hinggap di hati saya pun berubah jadi haru, kala Furi melemparkan koin, mungkin karena Furi sepenuh hati melakukan hal tersebut. Saya memperhatikan ekspresi wajahnya, serius dan penuh khitmat.

Usai prosesi pelemparan koin, Furi pun melanjutkan kisahnya, pada saat menjatuhkan diri Nyai menggunakan pakaian merah, rambut hitam panjangnya dia cepol meskipun sekarang dia lebih senang digerai.

"Dia dan suamianya tidak pernah mengganggu orang siapa pun yang lewat di sini. Ada berita mereka sering ganggu sering minta tumbal, padahal aslinya tidak. Semenjak 1983, banyak orang yang datang ke sini dan meminta pesugihan. Itu yang membuat energi sebelah kanan dan kiri beda," terang Furi sambil menunjuk ke sisi lain jembatan.

"Alhamdulillah pak Stefanus sudah datang". Ungkap Furi tiba-tiba tanpa sempat melanjutkan perbincangan sebelumnya. Kalimat itu pun kembali membuat tim terdiam. Kami membiarkan Furi menyambut hangat Stefanus. Nampaknya ada pesan penting yang ingin disampaikan si pembuat jembatan ke Furi (bersambung).

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya