5. Mencoba relaksasi otot progresif
Cara ini dapat membantu mengelabui tubuh agar merasa lebih tenang. Untuk melakukan relaksasi otot progresif, cobalah menegangkan satu kelompok otot dan kemudian mengendurkannya. Contohnya mengepalkan tangan lalu membukanya lebar. Ketika otot menjadi kendur, maka pikiran dan emosi cenderung menjadi lebih rileks sehingga menciptakan perasaan tenang.
6. Menuliskan penyebab stres
Stres terlihat berbeda untuk semua orang namun tidak semuanya memahami akar penyebab stres. Cobalah menulis hal-hal yang membuat stres dalam hidup dan cara meresponsnya, baik secara mental maupun fisik. Saat menuliskan hal ini, orang mungkin akan berpikir ulang mengenai cara-cara mereka menghadapi stres dan melakukan perubahan.
7. Pergi dengan teman
Ini adalah pilihan terakhir untuk mengatasi stres. Sebagai mahluk sosial, manusia tetap perlu berinteraksi dengan orang lain termasuk ketika stres. Melakukan percakapan dari hati ke hati dengan teman atau orang terdekat akan memberikan perspektif penting, dukungan instrumental, dan umpan balik emosional. Hal itu akan membuat seseorang merasa lebih optimis dan tubuh meningkatkan sekresi hormon yang penting untuk kesejahteraan seperti oksitosin.
(Utami Evi Riyani)