Banyak yang mengira bahwa hot dog merupakan salah satu hidangan cepat saji dari Amerika Serikat. Namun menurut sejarah, orang-orang di Jerman sering menyebut olahan daging ini dengan istilah “dachshund” atau “little dog”. Berdasarkan pengakuan National Hot Dog and Sausage Concil, istilah tersebut merujuk pada sebuah lelucon yang sering dilontarkan oleh orang-orang Jerman. Istilah ini diambil dari kebiasaan mereka yang sering memelihara anjing berukuran kecil, berbulu halus, dan kurus. Namun sebuah teori mengatakan, seorang penjual hot dog bernama Harry Stevens, pada saat itu menjajakan dagangannya pada sebuah pertandingan polo. Ia membuat sebuah buku menu, namun kesulitan untuk mengeja kata “dachshund”. Sebagai gantinya, Harry menulis kata “hot dog” dengan hiasan beberapa gambar makanan. Kejadian ini diketahui berlangsung pada tahun 1901.
French Toast
Ada banyak cerita tentang asal muasal makanan bercita rasa gurih ini. Konon katanya, french toast ditemukan dari sebuah buku masak kuno Romawi pada abad keempat. Resep asli menyebutkan bahwa koki harus menghancurkan roti putih, menghilangkan keraknya, kemudian potongan roti yang agak besar direndam dalam susu dan telur kocok. Setelah itu, roti digoreng dalam minyak yang banyak, sebelum akhirnya disajikan dengan madu.
(Renny Sundayani)