Mencegah terkena diabetes
Menurut Diabetes Canada, sekira 6 juta orang menderita prediabetes, yakni suatu kondisi yang jika tidak diobati sesegera mungkin akan menyebabkan diabetes tipe 2 dalam waktu lima tahun. Menurunkan berat badan, bergerak lebih banyak dan makan makanan sehat dapat membantu melawan diabetes tipe 2.
Ketika kita makan, tubuh kita akan melepaskan insulin ke dalam aliran darah untuk memasok sel dengan energi, tetapi mereka yang pra-diabetes resisten terhadap insulin, yang berarti kadar gula darah mereka tetap tinggi. Puasa intermiten dapat membantu mereka yang pra-diabetes karena membutuhkan tubuh untuk memproduksi insulin lebih jarang.
Diet jenis ini dapat membantu perubahan gaya hidup yang dapat membantu kamu mengelola diabetes dengan lebih baik . Puasa intermiten membantu menyinkronkan ritme sirkadian dan melawan penyakit metabolisme
Menurut National Sleep Foundation, ritme sirkadian juga dikenal sebagai siklus tidur dan bangun tubuh. Sistem alami yang dirancang untuk mengatur perasaan kantuk dan terjaga selama 24 jam.
Penelitian menunjukkan hipotesis bahwa puasa intermiten membantu kita untuk menjaga tetap ritme sirkadian tubuh kita. Karena mengkonsumsi makanan tertentu sebelum tidur dikaitkan dengan penambahan berat badan dan gangguan tidur, terutama ketika itu menyebabkan refluks asam. Tidak mengkonsumsi makanan di malam hari dan tidur lebih awal dapat memperbaiki metabolisme diri.
Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Memang tidak bisa dipungkiri penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian terbesar setiap tahun. Kamu dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan mengikuti gaya hidup sehat yakni dengan mengatur pola makan yang benar, berolahraga, tidak merokok dan membatasi asupan alkohol.
Penelitian juga menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat membantu. "Jika Anda membatasi kalori setiap hari, itu akan menurunkan risiko kardiovaskular, kontrol glikemik, dan resistensi insulin," jelas Dr. Yancy.
Mereka yang mengikuti diet puasa intermiten berhasil menurunkan berat badan, mengurangi tekanan darah, kolesterol total, kolesterol LDL, dan konsentrasi triasilgliserol. Jenis diet ini mewakili cara yang berbeda dalam melakukan sesuatu, dan mungkin menarik bagi beberapa orang. Tertarik mencobanya?
Bikin Awet Muda
Penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten baik untuk anti-penuaan. Salah satu studi mengungkapkan bahwa puasa dapat menunda penuaan dan membantu mencegah dan mengobati penyakit. Ini mengungkapkan bahwa puasa memicu respons stres seluler adaptif, yang menghasilkan kemampuan yang lebih baik untuk mengatasi lebih banyak stres dan menangkal penyakit.
Baca Juga : Dijodohkan dengan Dul, Begini 5 Gaya Seksi Aaliyah Massaid
(Muhammad Saifullah )