DI TAHUN baru ini banyak orang membuat resolusi sebagai bentuk motivasi dan harapan ke depannya. Mulai dari resolusi karir, kesehatan, hingga memiliki tubuh ideal.
Memang tak bisa dipungkiri memiliki tubuh kurang ideal membuat seseorang menjadi tidak percaya diri, sehingga akan nekat melakukan berbagai cara seperti diet ekstrim.
Kebanyakan diet yang dilakukan yakni dengan mengurangi asupan kalori dan karbohidrat yang menyiksa. Daripada seperti itu cobalah atur pola makan kamu dengan puasa intermiten atau diet puasa.
Belum pernah mendengar puasa intermiten atau diet puasa? Puasa intermiten ini adalah salah satu metode diet dengan berpuasa makanan selama beberapa waktu, tetapi kamu masih dibolehkan minum. Diet ini lebih mengatur ke pola makan dan tidak akan melarang kamu untuk mengkonsumsi makanan favorit atau mengurangi karbohidrat dan kalori yang dikonsumsi.
Melansir dari Best Health, puasa intermiten atau diet puasa ini memiliki beberapa manfaat yang mungkin belum diketahui banyak orang, penasaran? Yuk simak ulasannya!
Puasa intermiten dapat membantu menurunkan berat badan tanpa membatasi kalori yang dikonsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi kalori dan memilah-milah makanan akan membuat diet menjadi susah dan menyebabkan stres yang mengarah pada pengabaian diet, keinginan yang tak terkendali dan akhirnya berat badan akan kembali seperti semula.
Namun dengan diet puasa ini, pola makan kamu akan diatur misalnya kamu boleh mengkonsumsi apapun termasuk makanan favorit kamu di jam 11.00 sampai jam 18.00. Setelah jam 18.00 kamu tidak diperbolehkan makan.
"Daripada mengatakan ‘konsumsi makan lebih sedikit dan batasi kalori', kami lebih menyarankan mereka untuk tidak makan setelah jam 6 sore dan bagi mereka yang disiplin mengikutinya, diet itu berhasil," jelas Elisabetta Politi ,RD, direktur nutrisi Duke Diet and Fitness Center.
Puasa intermiten membantu menjaga berat badan dalam jangka panjang. Sebuah studi membandingkan efek dari beberapa metode diet, yakni tinggi protein, puasa intermiten, dan rendah kalori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi prorein dan rendah kalori memang terbukti sama-sama sukses mengurangi berat tubuh dan lemak darah (asam lemak dan kolesterol) pada pria dan wanita gemuk. Faktanya, mereka yang diet puasa intermiten memiliki keuntungan lain, yakni dapat menurunkan berat badan dalam jangka yang panjang. Selain itu, puasa interminten juga memiliki segudang manfaat lain, yaitu:
Baca Juga : 10 Fakta Haya Bint Al Hussein, Putri Yordania Keturunan Langsung Nabi Muhammad SAW