Sementara itu, radikal bebas paling cepat memicu gangguan kulit atau penyakit serius. Seperti halnya psoriasis, yang ditandai dengan gejala kulit kemerahan mirip eksim, gatal dan bersisik.
"Peradangan di kulit menyebabkan radikal bebas di tubuh kita meningkat. Jadilah orang yang sering merokok atau minum alkohol, rawan sekali terkena penyakit seperti psoriasis," terang dr Endi.
Disebutkan dokter yang praktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, sebanyak dua persen atau penduduk 5 juta penduduk, dengan usia rata-rata 40 tahun. Sayangnya, pasien yang terdeteksi psoriasis kurang paham dengan gejalanya.
"Seseorang yang tidak bisa kompensasi stres, biasanya pertama kali keluar gejala psoriasis. Hitungannya cepat, tiba-tiba kulitnya merah. Tapi diobati tidak hilang-hilang, akhirnya harus diterapi khusus," pungkas dr Endi.
(Santi Andriani)