Sang iblis akhirnya teringat dengan janji yang diucapkannya di atas pohon apel dulu. Ia kemudian memberikan Jack sebuah lantern berisikan batu bara, untuk menerangi jalan penyucian Jack. Setela itu, Jack menyimpan batu bara cadangannya di dalam sebuah lobak yang dilubangi.
Setelah kisah ini tersebar, para masyarakat Irlandia segera membuat sebuah tradisi dengan mengukir lobak di jendela mereka, untuk mencegah hantu Jack dan hantu lainnya memasuki rumah mereka.
Namun, setelah beberapa imigran asli Irlandia hijrah ke Amerika Serikat, mereka menemukan bahwa buah yang ideal untuk ukiran jack-o’-lantern adalah labu. Demikian dilansir Okezone dari Howstuffworks, Kamis (25/10/2018).
(Helmi Ade Saputra)