Sudah Merdeka 73 Tahun, Masyarakat Indonesia Masih Ada yang BAB Sembarangan

Annisa Aprilia, Jurnalis
Kamis 18 Oktober 2018 12:15 WIB
Masih banyak yang buang air besar sembarangan (Foto:Ist)
Share :

SUDAH 73 tahun Indonesia merdeka, namun masih ada masyarakat yang belum membuang air besar pada tempat yang seharusnya. Hal ini pun diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek dalam pengarahannya di acara Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan Eka Pratama, di Auditorium Siwabessy, Gedung Sujudi, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (18/10/2018).

“Pertama, Indonesia sudah 73 tahun, tapi masih ada masyarakat yang buang air besar sembarangan. STBM sendiri ada lima pilar, di antaranya tidak membuang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah, dan pengelolaan limbah cair. Saya salut pada Bu Risma kotanya penuh tanaman dan air kali begitu bersih. Ini yang perlu kita lakukan mengelola sampah dan limbah cair,” tuturnya.

Hal yang sangat disayangkan oleh Nila, tentu karena masih adanya masyarakat Indonesia yang buang air besar sembarangan. Selain itu, Nila pun memberi perhatian pada pengelolaan sampah. Dia berharap dapat membuat Sungai Citarum bersih dan jadi contoh bagi sungai yang lainnya.

“Saya kira ini memang yang harus kita lakukan. Upaya bagaimana kita membuang sampah dengan benar, tidak membuang plastik ke sungai. Suatu hari Pak Menko Maritim, Pak Luhut tanya ke saya, 'Bu ini bagaimana plastik semua di laut itu sudah dimakan sama ikan?' Maksudnya tentunya dia menegur bagaimana bisa kita makan ikan yang sudah mengandung plastik. Tapi saya mengatakan 'ya kami di hilir pak kita tinggal makan ikannya, kita tidak tahu ikannya makan apa?' Sekarang itu harus bekerja sama,” imbuhnya.

(Baca Juga: 5 Foto Kemesraan Hewan yang Bikin Anda Meleleh)

(Baca Juga: Paling Subur Sedunia, Wanita Berusia 40 Tahun Ini Lahirkan 44 Anak)

(Baca Juga: Niat Minta Tolong, Foto Wanita Ini Malah Jadi Korban Keisengan Netizen)

Maka, untuk mengupayakan penyelesaian masalah tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan membuat Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang diluncurkan di Bantul. Nila menganggap upaya yang dilakukan ini harus lintas kementerian. Selain pemerintah membuat program dan berusaha menyelesaikan masalah ikan yang makan plastik, masyarakat pun diharap tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Kementerian Lingkungan Hidup juga harusnya Kementerian KKP, jadi, ibu Susi juga saya minta 'Jangan hanya tenggelamkan kapal Bu, tenggelamkan juga orang-orang yang buang Sampah di laut,’ itu juga yang harus dilakukan. Kemudian saya sambung, 'Kalau enggak makan ikan kita tenggelamkan saja orang-orang itu [pembuang sampah di lautan] jadi kita hanya punya orang-orang yang sehat nantinya,” ucap Nila.

(Santi Andriani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya