UNTUK urusan perut dan pencernaan biasanya memang orang kebanyakan tidak terlalu menaruh perhatian khusus. Dengan kata lain, untuk urusan perut yang diutamakan adalah rasa kenyang karena sudah makan.
Jarang terpikirkan oleh orang awam, masalah pencernaan khususnya tentang frekuensi buang air besar. Jika sudah mulai mengalami sakit karena ada masalah buang air besar, misalnya sembelit atau ambien barulah masalah soal kelancaran buang air besar menjadi perhatian.
Bicara soal frekuensi buang air besar, lalu apakah sebetulnya ada standarisasi ideal waktu terbaik untuk buang air besar dari segi kesehatan? Menjawab pertanyaan ini, maka Okezone pun bertanya kepada Dr.Riana Nirmala.
BACA JUGA:
“Waktu terbaik untuk buang air besar itu enggak ada sebenarnya. Tiap orang berbeda, ada yang pagi, ada yang siang , sore atau malam itu sebenarnya enggak apa-apa asalkan yang penting jadwalnya teratur. Jadi ada orang yang metabolismenya setelah makan siang atau setelah makan malam, bahkan ada yang sampai ada yang sehari tiga kali frekuensinya,” ujar Dr.Riana Nirmala saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 28 November 2018.