Sejatinya kuil tersebut dipersembahkan untuk dewa yang paling penting dalam masyarakat Hindu Bali. Alhasil barang siapa yang sengaja duduk di atas tempat tersebut dianggap sangat menyinggung masyarakat Bali.
Alhasil kecerobohan ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah Bali, untuk lebih ketat dalam menerapkan aturan. Hal ini memang wajib dilakukan demi kenyamanan para wisatawan maupun penduduk setempat.
"Hal ini terjadi karena kami terlalu terbuka dengan turis. Sehingga mereka datang dengan sangat banyak. Memang kualitas wisatawan sekarang berbeda dari sebelumnya," tandasnya.
(Renny Sundayani)