Jika anak Anda nampak ingin berpartisipasi dan membuat tantangan, gunakan pertanyaan terbuka untuk mendorong mereka memikirkan setiap langkah challenge yang akan dilakukan, mempertimbangkan hasil terburuk, seperti luka, perawatan di rumah sakit, hingga nyawa terancam, ‘Apakah sepadan dengan likes atau komentar yang akan diterima?’
Tidak hanya cukup sampai di situ saja, orangtua pun harus mengetahui dengan siapa anaknya bergaul di lingkungan pertemanannya baik di dunia nyata maupun dunia maya. Tetap berkomunikasi dengan teman-temannya dapat membantu Anda mengetahui apa yang terjadi dalam kehidupan keseharian anak. Dengarkan cerita mereka, biarkan anak tahu Anda peduli pada mereka dan kehidupannya.
BACA JUGA:
Sebagai orangtua pun harus sadar, jika anak terkadang lebih memilih untuk bercerita pada teman-teman sebayanya. Maka, Anda sebaiknya tetap menjalin komunikasi yang terbuka pada anak, mengikuti tren sekolah, pergaulan, dan pertemanannya, sehingga bisa perlahan mengetahui masalah yang bisa saja dialami anak dan membantunya bangkit jika terpuruk nantinya.
(Dinno Baskoro)