BULLYING bisa mendera siapa saja, tidak hanya anak-anak, tetapi orang dewasa juga dapat menjadi korbannya. Sebenarnya bagaimana Islam memandang fenomena bullying ini?
Bully diartikan sebagai penindasan atau penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku ini bisa menjadi suatu kebiasaan, di mana korban bisa menangis dan terkadang tak memiliki kekuatan untuk melawan.
Bullying identik dengan tindakan zalim yang dilakukan seseorang kepada orang lain. Padahal, dalam Islam, bullying ialah perkara keburukan yang pelaku bullying diancam siksa di akhirat kelak.
Situs Konsultasi syariah menjelaskan, korban tidak membalas ketika di dunia, namun bisa jadi korban akan menuntutnya ketika di akhirat. Allah juga tidak akan pernah melupakan tindakan kezaliman yang dilakukan sesama hamba-Nya.
"Janganlah sekali-kali kamu mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak karena melihat siksa," bunyi Surah Ibrahim ayat 42.