Orang yang ikut dalam aplikasi atau situs biro jodoh, tidak semuanya menggunakan profil atau biodata yang sesungguhnya. Mereka biasa berbohong mengenai umur, pekerjaan, hingga tempat tinggal. Bahkan, dalam beberapa kasus, ada pula pengguna yang menggunakan foto orang lain, dan nama. Jika profil saja sudah tidak jujur, masih maukah Anda menjalin hubungan dengan orang seperti ini?
2. Jadi Korban Pembunuhan
Ada sebuah situs biro jodoh yang salah satu anggotanya adalah bekas narapidana untuk kasus pembunuhan. Situs tersebut sama sekali tidak melakukan penyaringan anggotanya, hingga bisa-bisanya seorang mantan pembunuh turut mencari jodoh di dalamnya. Memang manusia bisa berubah, namun agaknya sedikit menyeramkan, sebab seorang yang pernah membunuh artinya sulit untuk mengontrol emosi dan egonya sendiri.
3. Dilabeli Penggila Seks
Mengikuti kencan daring artinya Anda harus bersiap-siap dengan risiko-risiko yang bisa saja terjadi. Salah satunya, sebagian pengguna aplikasi atau situs kencan online menganggap pria atau wanita tersebut hanyalah menginginkan seks dengan one night stand, atau saling memuaskan hanya untuk kesenangan. Maka, Anda harus berhati-hati.