Sedapnya Lontong Sayur Cakalang khas Manado dengan Kuah Kentalnya yang Pedas

Subhan Sabu, Jurnalis
Rabu 29 November 2017 11:30 WIB
Lontong sayur cakalang khas Manado (Foto: Subhan/Okezone)
Share :

LONTONG sayur adalah salah satu kudapan yang sangat pas untuk dijadikan menu sarapan anda dan keluarga di pagi hari. Makanan ini merupakan khas yang terdapat dihampir seluruh daerah di Indonesia.

Masing-masing daerah memiliki sajian khas menu lontong sayur dengan beberapa jenis tambahan yang berbeda, seperti lontong sayur dari padang yang memiliki kuah lebih kental dan tentu saja dengan citarasa yang sangat pedas. Lalu lontong sayur dari betawi yang terbuat dari kuah santan namun lebih encer dan tidak pedas.

Nah, apakah anda sudah pernah mencoba lontong sayur ikan cakalang fufu atau cakalang asap khas Manado, Sulawesi Utara, bagaimana rasanya ikan yang terkenal disukai masyarakat Manado karena dagingnya yang padat serta memiliki rasa yang khas ini dipadukan dengan lontong sayur?

Adalah Ibu Naning, pengusaha rumah makan teras kita yang mencoba mengkolaborasikan lontong sayur dengan ikan cakalang fufu. Dari awalnya hanya coba-coba, Ibu Naning tidak menyangka inovasinya itu mendapat tanggapan yang positif dan banyak dicari pelanggan.

"Alhamdulillah selama ini laris. Kita mencoba memodifikasi menu Jawa dengan masakan khas Manado," ujar Ibu Naning saat ditemui Okezone, Rabu (29/11/2017).

Lontong sayur cakalang fufu disajikan dengan cara menaburkan ikan cakalang suwir di atas lontong sayur di tambah dengan sepotong ikan cakalang fufu lalu disiram dengan kuah santan.

"Sebelumnya belum pernah mencoba menu ini di tempat lain, baru ada di sini lontong sayur rasa ikan Cakalang, lebih enak pake cakalang, rasa ikan pokoknya enak," ujar Michele, salah satu konsumen asal Minahasa Utara

Selain lontong sayur cakalang, rumah makan ini juga menyediakan lontong sayur ayam dan juga menu-menu lainnya, namun menurut ibu Naning lontong sayur cakalang yang paling laris dan dicari orang.

Lontong sayur cakalang dijual seharga Rp 15 ribu per mangkok. Setiap harinya bisa laku terjual sampai dengan 30 mangkok perhari, sehingga dalam sebulan Ibu Naning meraup untung sekitar Rp. 13 juta.

"Alhamdulillah respon masyarakat cukup baik," pungkas ibu Naning.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya