KIMCHI adalah makanan tradisional Korea berupa asinan sayur pedas yang diolah dengan teknik fermentasi. Biasanya, sayuran yang digunakan untuk mengolah kimchi terdiri dari sawi putih dan lobak. Setelah digarami dan dicuci, sayuran tersebut dicampurkan dengan bumbu yang terbuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe, dan bubuk cabai merah.
Hidangan ini sangat populer di Korea, karena sering dijadikan sebagai makanan pelengkap dalam berbagai acara spesial atau sekadar peneman makan siang dan malam. Kimchi juga dapat digunakan untuk mengolah berbagai hidangan lezat seperti sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lainnya.
Menurut sejarah, asal kimchi tidak terlepas dari kebudayaan China. Makanan ini sempat muncul dalam buku puisi China yang berjudul 'Sikyeong'. Kala itu, kimchi masih dikenal dengan sebutan "Ji" sebelum akhirnya populer dengan nama "chimchae".
BACA JUGA:
Asinan berwarna hijau merupakan bentuk awal kimchi sewaktu cabai belum terlalu dikenal oleh warga korea. Proses pembuatannya pun sangat tradisional. Setelah dicampur dengan garam, sayuran seperti kubis akan dimasukkan ke dalam guci tanah liat, lalu dipendam di dalam tanah sebagai persedian makanan sewaktu sayuran segar tidak tersedia di musim dingin.