Pria yang merupakan lulusan pendidikan Akutansi ini, menambahkan lebih lanjut untuk faktor lainnya yang harus dimiliki ialah soal keinginan atau passion yang kuat soal memasak.
"Kemauan dari diri sendiri itu ya penting, apakah niatnya hanya untuk uang semata atau memang cinta dengan dunia memasak. Dengan adanya passion yang kuat dari diri sendiri soal memasak, otomatis chef itu tingkat konsentrasinya pasti lebih tinggi saat sedang membuat suatu menu. Karena masak itu pakai feeling," imbuhnya.
Sementara itu, dari sisi mental. Agus juga menyebutkan, jika ingin bekerja sebagai chef profesional di luar negeri. Maka mental pun harus kuat, sekuat baja.
BACA JUGA:
"Agar bisa survive di negara orang itu, kita punya mental harus kuat. Jadi chef di luar negeri ini profesi yang membutuhkan kerja keras. Tidak hanya fisik tapi juga batin serta waktu, karena kita hidup jauh harus meninggalkan keluarga. Jadi ya harus tahan banting, harus hardworking. Kerja dari pagi sampai malam, lalu saat sedang libur tiba-tiba dipanggil untuk bekerja. Tapi, kalau kita sudah bisa nikmatin profesi ini semua akan terasa menyenangkan. Enjoy lah," tutup Agus sembari tertawa pelan.
(Dinno Baskoro)