Baca Juga: Kalau Pakai Hati, Hal Sepele yang Dilakukan Ibu Berdampak Luar Biasa
"Anak-anak adalah analis konflik yang canggih," kata Diana Divecha, Ph.D. seorang psikolog di AS. "Tingkat di mana mereka mendeteksi emosi jauh lebih halus daripada dugaan orangtua. Anak-anak dapat membedakan antara resolusi yang dipaksakan versus yang diselesaikan dengan emosi positif, dan ini penting."
Suami Abigail, tidak seberuntung dirinya. "Suami saya berasal dari rumah di mana ayahnya sangat dominan," kata Abigail. "Ibunya mengangkat hanya mencoba melakukan apa pun yang dia bisa untuk menyenangkan sang anak. Konsekuensinya, suami saya trauma dan saya bekerja sangat keras untuk menciptakan tempat yang aman dan membahagiakan. Anak-anak kami.”
Baca Juga: Moms, Anak Usia 2 Tahun Sudah Harus Diberi Tanggung Jawab! Yuk Mulai dari Membereskan Mainan
Diana Divecha menambahkan bahwa anak-anak kita lebih memerhatikan tindakan kita daripada kata-kata kita. Suami Abigail harus bekerja keras untuk mengetahui apa yang dipelajari Abigail secara alami. (Vin)
(Renny Sundayani)