SELAIN Prancis, Peru juga dikenal sebagai salah satu pusat kuliner dunia. Bagaimana tidak? Negara beribukota Lima ini memiliki beragam kuliner tradisional, hasil akulturasi dengan berbagai negara di seluruh dunia.
Bahkan, sejak zaman pra-Kolombia, kuliner khas Peru telah menggunakan bumbu dan rempah yang dipasok dari sejumlah negara. Tidak hanya itu, beberapa kuliner modern negara ini juga terinspirasi dari masakan khas Jepang, China, Italia, dan Spanyol.
Daripada penasaran, yuk simak 3 makanan unik khas Peru yang wajib Anda cicipi ketika mengunjungi negara tersebut, seperti dilansir dari CNN, Selasa (4/4/2017).
Cebiche
A post shared by Tragón Peruano (@papeaperu) on Apr 2, 2017 at 5:36pm PDT
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa cebiche merupakan salah satu makanan andalan Peru. Saking populernya, hidangan ini dapat ditemukan di kedai-kedai street food hingga restoran mewah. Cebiche sendiri terbuat dari ikan bass, tuna, gurita, kerang hitam, dan bulu babi yang telah dimarinasi dengan perasan air jeruk nipis, lalu dimasak di atas api sedang dengan tambahan cabai rocoto. Setelah matang, makanan laut itu akan ditambahkan bumbu pedas khas Peru yang diolah menggunakan susu harimau (leche de tigre). Setelah itu diberikan topping irisa bawang merah, ubi jalar, jagung, dan ketumbar.
Anticuchos
A post shared by Leticia Massula (@letmassula) on Apr 2, 2017 at 10:56am PDT
Selanjutnya ada anticuchos. Sekilas, makanan ini mirip dengan sate yang ada di Indonesia. Yang menjadi perbedaan, hidangan khas Peru tersebut diolah dengan menggunakan irisan jantung sapi yang telah dibumbui dengan cabai, cuka, serta irisan bawang putih. Anticuchos umumnya disajikan bersama kentang dan jagung rebus.
Cuy chactado
A post shared by nicklessagus (@nicklessagus) on Aug 12, 2016 at 4:52pm PDT
Jika bosan dengan olahan daging babi yang itu-itu saja, kawasan Andean di Peru memiliki sebuah kuliner unik yang mereka namakan cuy chactado. Hidangan ini terbuat dari babi mungil (guinea pig), dan diolah secara tradisional. Biasanya digoreng hingga garing lalu disajikan dengan kentang dan jagung rebus, sayuran segar, serta bumbu cocolan khas lokal.
(Santi Andriani)