INDONESIA punya keragaman tradisi dan budaya yang tak bisa dipisahkan dari satu daerah. Setiap tradisi dijalankan secara turun menurun dan rutin, salah satunya adalah makan bersama masyarakat sambil bersilaturahmi.
Jika Anda suka travelling, sudah pasti bisa menerima tradisi yang dilakukan masyarakat, jangan kaget saat diajak makan bersama-sama. Hampir setiap daerah punya tradisi makan bersama ala tradisional lho.
Dilansir dari berbagai sumber, Okezone rangkum dua tradisi makan yang kerap dilakukan di Indonesia. Ketika menyambangi beberapa daerah di Indonesia, alangkah beruntungnya jika bisa menikmati tradisi makan bersama ini.
Patita, Maluku
Masyarakat di Maluku sering menggelar tradisi makan yang dikenal dengan sebutan Patita. Selain anggota keluarga, masyarakat dan wisatawan juga bisa menikmati acara makan bersama ini. Makanan yang dihidangkan adalah masakan khas Maluku misalnya nasi kelapa dan nasi kuning Maluku. Patita biasanya digelar di meja yang panjangnya bisa mencapai 200 meter.
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-version="7" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:50.0% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/BDk5_1uk_V8/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A post shared by Nick Hattu (@nick_hattu)</a> on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2016-03-30T12:09:53+00:00">Mar 30, 2016 at 5:09am PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>
Baseprah, Kalimantan Timur
Masyarakat Kalimantan Timur khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara punya tradisi makan bersama yang disebut baseprah. Dalam bahasa Kutai, baseprah artinya duduk bersila di atas tikar. Saat makan bersama sambil berkumpul, tidak ada batasan sosial dalam masyarakat sehingga semua kalangan bisa menikmati makanan sambil bercengkrama dan bersosialisasi. Makanan yang disajikan sangat beragam dan setiap orang bisa mengambil tempat duduk di depan makanan yang disuka. Baseprah dulunya sering dilakukan oleh Sultan Kutai saat merayakan upacara adat bersama masyarakatnya.