PILATES melatih tubuh menjadi kuat, fleksibel, dan seimbang. Hal ini melibatkan serangkaian gerakan dan posisi yang membantu untuk meningkatkan kekuatan dan koordinasi. Tentu, pilates ibu hamil sangat disarankan untuk melatih relaksasi dengan teknik pernapasan.
Pilates mampu memperkuat otot perut, punggung, dan otot dasar panggul tanpa membuat kelelahan sendi. Pilates menjadi pilihan yang baik bagi para ibu hamil. Penelitian menunjukkan, melakukan pilates secara rutin dapat secara efektif melatih otot panggul.
Namun, untuk pilates ibu hamil, Anda memerlukan bimbingan tenaga profesional dalam melakukan tiap gerakan. Hal ini dilakukan untuk menargetkan fungsi otot yang tepat dalam masa kehamilan maupun setelah melahirkan.
Adapun manfaat pilates bagi ibu hamil yang bisa diketahui, disadur dari laman Babycentre, Senin (7/11/2016).
Memperkuat otot perut
Hal ini mengatasi rasa sakit atau pegal akibat oleh berat bayi yang kian bertambah. Hormon membuat jarigan ligamen yang menghubungkan tulang, lebih lentur dalam masa kehamilan dan membuatnya lebih rentan terhadap cedera.
Mengurangi sakit punggung
Ibu hamil kerap menghadapi masalah pegal pada punggung mereka. Oleh karenanya, pilates dapat mensttabilkan otot punggung dan panggul untuk meredakan pegal yang kerap terjadi.
Melatih keseimbangan
Saat hamil, Anda tak hidup dan berjalan seorang diri. Ada bayi dalam kandungan yang menemani tiap aktivitas. Untuk menjaga keseimbangan tubuh, ada baiknya untuk melakukan pilates untuk melatih koordinasi otot, sehingga Anda bisa terbiasa melakukan aktvitas bersama dengan si jagoan yang ada di dalam kandungan.
Mendukung posisi yang baik
Posisi sungsang kerap menghambat proses persalinan secara normal. Pilates menjelang akhir masa kehamilan juga dapat mendukung posisi bayi yang tepat saat kelahiran tiba.
Membuat diri rileks
Sama seperti yoga, pilates memiliki manfaat yang baik untuk membuat ibu hamil tetap rileks. Karena pilates melibatkan kontrol pernapasan. Hal ini amat penting untuk masa kehamilan dan persalinan.
(Helmi Ade Saputra)