TAMPIL dengan jas akan semakin sempurna jika menyematkan dasi sebagai pelengkapnya. Umumnya, memakai dasi pun akan dipermanis dengan penjepit dasi berbentuk bar.
Sebenarnya, penjepit dasi bersifat fungsional, hal ini seperti yang diungkapkan oleh Allyson Lewis, Vice Presiden Merchandising dan Design dari The Tie Bar. Menurutnya, penjepit tak hanya berfungsi menjaga dasi agar tidak mudah bergerak, melainkan juga menambah gaya modis para pria.
Namun, perlu diingat, menyematkan penjepit dasi tidak boleh sembarangan, salah-salah penampilan Anda menjadi kurang maksimal. Busana serta dasi panjang akan terlihat mengerut, apalagi jika Anda sedang duduk. Nah, berikut ini adalah beberapa aturan menggunakan penjepit dasi, seperti dilansir Men’s Health, Sabtu (15/10/2016).
Menjepit dasi dengan tepat
Sebagian besar pria menyematkan penjepit dasi hanya untuk menjepit dasi saja. Mereka terkadang lupa menjepitnya pada kemeja yang dikenakan. Padahal cara tersebut berguna untuk menjaga dasi agar tidak bergerak dari kemeja.
Menjepit di tempat yang tepat
Menurut Lewis, kesalahan terbesar dalam menjepit dasi adalah tidak tepat dalam penempatan dan jaraknya. Penjepit dasi harus diletakkan di antara kancing ketiga dan keempat pada kemeja. Jika jaraknya terlalu tinggi atau terlalu rendah, itu akan membuat tampilan Anda menjadi kurang maksimal.
Memilih ukuran penjepit dasi
Sebelum menjepit dasi, alangkah baiknya untuk memilih ukuran yang tepat. Ukuran penjepit dasi harus disesuaikan dengan lebar dasi dan lebar penjepit. Lewis menyarankan jika penjepit dasi ukurannya berkisar antara satu setengah hingga dua per tiga panjang dasi.
Memilih jenis penjepit dasi
Penjepit dasi ada dua jenis, yakni pinch dan slide, manakah yang lebih baik? Penjepit dasi jenis pinch lebih mudah dipakai dan kuat, sehingga bisa menjaga bentuk dasi dengan tepat. Sementara, jenis slide akan lebih mudah bergeser. Jika jenis dasi yang Anda kenakan berbahan licin tentu akan membuat dasi dan kemeja lebih mudah bergeser.
Memilih warna yang tepat
Penjepit dasi warna perak atau hitam tidak menjadi masalah. Sebab kedua warna tersebut akan terlihat baik jika dipadankan dengan warna dasi apa pun. Jika ingin terlihat mencolok, pilih dasi dengan warna solid.
Misalnya, warna ungu akan cocok dengan hijau dan biru, atau biru cocok dengan merah, oranye, dan kuning. Jika masih merasa kurang percaya diri, kenakan dasi warna biru navy dengan penjepit dasi warna apa pun.
(Silvia Junaidi)