JIKA Jawa Tengah umumnya punya cenil yang biasa disandingkan dengan getuk, maka khusus di Jepara ada kue basah tradisional yang dikenal dengan sebutan cetot. Mungkin namanya masih asing terdengar di masyarakat luas, tapi bagi masyarakat Jepara, kue ini sangat popular.
Dilansir dari TicJepara, Kamis (21/4/2016), cetot adalah sebutan untuk kue basah yang sudah ada sejak zaman nenek moyang. Resep yang digunakan juga adalah resep turun menurun. Jajanan ini memiliki bentuk yang unik dan lucu dengan warna warni yang juga menarik, biasanya cetot berwarna putih, merah dan hijau.
[Baca juga: Ke Jepara, Jangan Lupa 3 Oleh-oleh Khasnya]
Bentuk cetot menyerupai ulat gemuk yakni lonjong dengan kedua ujungnya yang meruncing. Cetot memiliki tekstur yang kenyal menyerupai jelly sehingga saat dikunyah membuat lidah seolah terus ingin bergoyang karena kekenyalannya.
Cetot terbuat dari campuran tepung kanji, gula pasir dan air membuat cetot memiliki rasa yang manis. Masyarakat Jepara biasa menyantap cetot sebagai menu sarapan karena cetot banyak dijual di pagi hari oleh penjual wanita di pasar.
(Santi Andriani)