Tak Hanya Rokok, Penyebab Kanker Paru-Paru Multifaktor

Gustia Martha Putri, Jurnalis
Jum'at 27 April 2012 12:14 WIB
Dirawat di rumah sakit (Foto: Corbis)
Share :

KANKER paru-paru memang selalu identikkan dengan seorang perokok. Namun, rokok bukanlah satu-satuya penyebab.
 
Rokok memang berpengaruh besar pada peningkatan risiko kanker paru-paru. Sekitar 90 persen kasus kanker paru pada pria dan 70 persen pada wanita disebabkan karena merokok. Perokok aktif maupun perokok pasif sama-sama memiliki risiko kanker paru-paru yang sama besar.
 
Tetapi ada faktor lainnya yang tak kalah penting, yakni zat-zat yang bersifat karsinogenik yang berada di lingkungan sekitar, seperti asbes, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang, serta radiasi.
 
"Kanker paru-paru ini penyebabnya multifaktor. Tidak hanya rokok, tapi memang paling banyak dan yang utama penyebabnya adalah rokok. Tapi, lingkungan sekitar juga mempengaruhi. Tempat tinggal kita. Contohnya asbes, telah diketahui orang yang tinggal dengan langit-langit menggunakan asbes itu memiliki risiko (kanker paru-paru), karena itu syarat bikin bangunan sedapat mungkin menghindari asbes," tutur dr Ronald Hukom SpPD-KHOM, spesialis kanker pada orang dewasa dari RS Kanker Dharmais saat dihubungi Okezone melalui telepon genggamnya, Jumat (27/4/2012).
 
Ronald menjelaskan, ada sebuah gas bernama radon yang dapat berkontribusi sebagai penyebab timbulnya kanker paru-paru.
 
"Radon itu gas alami yang tidak berwarna dan tidak berbau. Gas ini ada di uranium, di lingkungan industri. Jadi, bagi masyarakat yang berada di wilayah yang diduga mengandung radon, misalnya industri, bisa mengantisipasi dengan menggunakan masker," sarannya.
 
Tak hanya kawasan lingkungan industri saja yang berpotensi mengandung zat-zat tak sehat penyebab kanker paru. Zat-zat karsinogenik juga terdapat di banyak lingkungan sehari-hari, seperti di lingkungan perkantoran.
 
"Di tempat kerja atau rumah juga banyak bahan-bahan yang mengandung karsinogen. Di tempat kerja banyak nikel, kronium," katanya.
 
Alkohol juga merupakan salah satu pemicu. "Hal lain yang perlu diperhatikan adalah apa yang dikonsumsi. Orang yang banyak minum alkohol, suatu saat berpotensi kena kanker paru-paru, apalagi kalau usia Anda makin tua," ucapnya.
 
Seperti umumnya sifat kanker lainnya, kanker paru-paru ini pun bersifat genetik.
 
"Faktor genetik juga salah satu penyebab, tetapi tidak begitu besar. Hanya 10 hingga 15 persen. Jika diketahui berbakat, maka hindari risiko penyebab lainnya, ya merokok itu tadi. Yang belum pernah mencoba rokok, jangan pernah mencoba. Bagi yang sudah merokok, segera dihentikan karena tahu bahayanya. Karena sudah pasti, orang yang berhenti merokok menurunkan risiko," tutup Kepala Instalasi Bank Darah dan Unit Apheresis RSKD ini.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya