SELAIN memaksimalkan potensi diri, memanfaatkan sesi Fast Track pun bisa jadi wahana yang efektif untuk menonjolkan diri untuk meraih kemenangan di pentas Miss World. Asyifa menceritakannya untuk Anda.
Terkait dengan kemenangannya sebagai Miss Indonesia 2010, tahun lalu, Asyifa Syafiningdyah Putrambami Latief pun berkesempatan terbang ke Beauty Crown Theatre, Sanya, China untuk mewakili Indonesia dalam pentas Miss World 2010.
Di sana, Syifa berkompetisi dengan 120 kontestan yang berasal dari berbagai negara. Dengan persaingan yang ketat tersebut, Syifa pun perlu strategi khusus untuk tetap bisa menonjol dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Caranya?
"Kita memang perlu punya strategi khusus yakni mem-push diri saat sesi Fast Track di mana terdiri dari 5 bagian yakni Beauty with a Purpose, Talent Show, Beach Wear, Sport, dan Modelling," kata Syifa kepada okezone yang menemuinya di sela-sela syuting untuk HighEnd TV di Mercantile Club, World Trade Center, baru–baru ini.
Atas semangat yang digenjotnya sejak di Tanah Air, tak heran jika pemilik rambut indah ini berhasil menembus posisi 40 besar finalis terbaik untuk sesi Talent Show. "Saat itu saya membawakan tarian broadway sambil bermain sulap. Di sana saya berusaha menampilkan sesuatu yang unik dan memberikan kesan yang lebih internasional," tuturnya.
Lebih lanjut penyuka sajian seafood ini mengimbau, sebaiknya tidak menonjolkan tarian nasional di pentas bergengsi tersebut. Pasalnya, tidak akan masuk dalam penilaian.
"Boleh saja membawakan tari tradisional tapi hal tersebut tidak akan menambah penilaian para juri. Jadi, kita pun perlu menunjukkan sesuatu yang lebih moderen tapi ada sisi uniknya," imbuhnya.
Jadilah Syifa terpikir untuk membawakan tarian broadway dengan unsur magic di akhir pementasannya. "Alhamdulillah, meskipun tidak sampai lima besar tapi saya bangga karena bisa mempersembahkan sajian yang unik di pentas Internasional tersebut," tutupnya bangga.
(Chaerunnisa)