JAKARTA – Hutan hujan menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Sebagai wisata alam, hutan hujan tak hanya menyuguhkan pesona pepohonan hijau, kawasan ini menyimpan kekayaan flora dan fauna, sungai alami, hingga pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain.
Bagi wisatawan yang menyukai petualangan alam, menjelajahi hutan hujan bisa menjadi pengalaman sekali seumur hidup. Dilansir dari Times of India, berikut tujuh hutan hujan di berbagai belahan dunia yang perlu dikunjungi sekali seumur hidup.
Hutan Hujan Amazon merupakan yang terbesar di dunia dengan luas lebih dari 5,5 juta kilometer persegi. Kawasannya membentang di delapan negara Amerika Selatan dan memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa.
Amazon menjadi habitat berbagai satwa, seperti jaguar, lumba-lumba sungai berwarna merah muda, dan burung makaw. Wisatawan bisa menjelajahi kawasan ini melalui perjalanan menyusuri Sungai Amazon, trekking bersama pemandu, hingga mengenal kehidupan masyarakat adat setempat.
Hutan Hujan Kongo merupakan kawasan hutan hujan terbesar kedua di dunia yang membentang di enam negara Afrika. Kawasan ini menjadi tempat hidup sejumlah satwa langka, seperti gorila dataran rendah, gajah hutan, dan bonobo. Pengunjung dapat menikmati ekspedisi menyusuri sungai atau menjelajahi kawasan konservasi, salah satunya Taman Nasional Nouabalé-Ndoki.
Terletak di Queensland, Australia, Daintree dikenal sebagai salah satu hutan hujan tropis tertua di dunia. Usianya diperkirakan mencapai 180 juta tahun.
Kawasan ini memiliki pepohonan raksasa, tumbuhan pakis purba, serta satwa unik seperti burung kasuari. Wisatawan bisa berjalan di jembatan kanopi, menyusuri Sungai Daintree untuk melihat buaya, atau melanjutkan perjalanan ke Great Barrier Reef. Menariknya, kawasan ini berada di wilayah yang juga memiliki situs Warisan Dunia UNESCO.
Kawasan ini berada di Alaska Tenggara dan didominasi pohon cemara serta hemlock yang menjulang tinggi. Pemandangannya semakin menarik dengan kehadiran elang botak, beruang cokelat, dan paus bungkuk. Wisatawan bisa menikmati berbagai aktivitas, mulai dari berkayak menyusuri fjord, mendaki jalur alam, hingga menjelajahi lembah gletser.
Sinharaja merupakan kawasan hutan yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Hutan ini dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati dengan banyak spesies burung, reptil, dan kupu-kupu endemik.
Kawasan yang dipenuhi pepohonan rimbun ini cocok untuk kegiatan trekking dan mengamati burung. Pengunjung juga bisa mengikuti turuntuk mengenal berbagai tanaman obat serta mencari keberadaan lutung berwajah ungu yang hidup di pepohonan.
Berada di Pulau Kalimantan atau Borneo, kawasan Taman Nasional Kinabalu memiliki hutan hujan dengan keanekaragaman tumbuhan dan satwa yang menarik.
Salah satu daya tariknya adalah keberadaan Gunung Kinabalu, salah satu gunung tertinggi di Asia Tenggara. Kawasan ini juga menjadi habitat berbagai tumbuhan unik, seperti kantong semar dan bunga Rafflesia yang dikenal sebagai salah satu bunga terbesar di dunia.
Hutan ini dipenuhi pepohonan purba, termasuk pohon alerce yang beberapa di antaranya diperkirakan berusia lebih dari 3.000 tahun.
Bentang alamnya memadukan fjord pesisir, pegunungan vulkanik, dan pepohonan hijau yang lebat. Pengunjung juga berkesempatan melihat pudu, spesies rusa terkecil di dunia, serta burung kolibri yang memiliki warna menarik.
Keindahan alamnya yang masih relatif tersembunyi menjadikan hutan ini pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menjelajahi destinasi alam di luar jalur wisata populer.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.