Prototipe pertamanya membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk dibuat, di luar proses penelitian sebelumnya. Namun, alat tersebut masih kesulitan memadamkan api berukuran kecil.
Setelah melalui berbagai pengembangan selama kurang lebih satu tahun, Ángela dan timnya akhirnya berhasil membuat prototipe kelima. Versi inilah yang kemudian dikenal luas melalui media sosial.
Ángela merupakan siswi di Center for Technological, Industrial, and Service Studies (CETis) 78 di Altamira, Meksiko. Ketertarikannya pada bidang sains mulai tumbuh ketika memasuki semester kedua sekolah dan mempelajari elektronika.
Awalnya, ia tidak menyangka akan menyukai mata pelajaran tersebut. Kini, Ángela masih mempertimbangkan untuk mendalami bidang elektronika atau mekatronika, meski ia mengaku kemungkinan besar akan melanjutkan pendidikan di jurusan teknik.
Sebelum mengikuti kompetisi di Indonesia, proyek Vortex Tech juga telah meraih penghargaan dalam kompetisi tingkat negara bagian dan nasional di Meksiko.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.