JAKARTA - Atlet kebugaran asal Australia, Joanna Wietrzyk, kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan rencana untuk mengikuti kompetisi HYROX di Hamburg, Jerman, Jumat (30/10/2026). Sebelumnya, ia menuai kontroversi setelah tetap melanjutkan perlombaan meski mengalami insiden buang air besar (BAB) saat bertanding di Beijing, China.
Dilansir dari NY Times, pada 12 September 2026, Wietrzyk mengikuti kompetisi HYROX Beijing. Namun, saat menjalani salah satu tahapan lomba, yakni burpee broad jumps, ia mengalami inkontinensia fekal atau kondisi ketika seseorang kehilangan kendali atas buang air besar.
Bukan menghentikan perlombaan, Wietrzyk tetap melanjutkan kompetisi hingga garis finis. Ia bahkan berhasil menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 1 jam 1 menit 23 detik, unggul 45 detik dari pesaing di posisi kedua.
Insiden tersebut kemudian viral di media sosial. Banyak peserta dan penonton mempertanyakan keputusan untuk membiarkan Wietrzyk melanjutkan lomba, terutama karena HYROX merupakan kompetisi dalam ruangan yang menggunakan sejumlah peralatan secara bergantian.
Menanggapi kritik tersebut, Wietrzyk akhirnya menyampaikan permintaan maaf pada September 2026. Ia mengakui seharusnya mengambil keputusan berbeda dan menghentikan perlombaan ketika insiden itu terjadi.