Tak hanya risiko penularan virus, pemakaian pisau cukur tumpul yang digunakan berulang kali juga dapat memicu masalah pada kulit wajah. Gesekan dari mata pisau yang tidak tajam dapat merusak folikel rambut dan memicu peradangan.
"Apalagi kalau misalnya alat itu udah dipakai berulang kali, kan dia tumpul tuh, terus dipakai buat nyukur bagian jambang kalian. Nah, itu bisa juga terjadi folikulitis, alias timbul jerawat-jerawat kecil lah karena tadi, si pisonya itu tumpul," jelasnya.
Oleh karena itu, demi menjaga kesehatan dan keamanan kulit, dr. Ikhsan menyarankan agar konsumen tak ragu mengingatkan kapster untuk mengganti silet dengan yang baru sebelum proses pencukuran dimulai. Jangan segan pula untuk mengeluarkan biaya tambahan kecil demi memastikan prosedur penataan rambut tetap higienis.
"Jadi kalau misalkan kalian itu mau cukuran terus dirapihin jambangnya atau pinggirannya, pastiin kalau pakai alat itu si siletnya itu diganti. Ingetin ke abangnya. Kalau mau bayar tambah goceng kek, ya enggak apa-apa, asalkan tuh silet diganti. Karena ya bahaya tadi, guys," pungkasnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.