Walaupun relatif aman bagi kebanyakan orang dewasa sehat, konsumsi teh hijau secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping.
Mengganggu kualitas tidur
Kafein dalam teh hijau dapat membuat seseorang lebih waspada. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak atau terlalu dekat dengan waktu tidur, kafein dapat menyebabkan sulit tidur dan menurunkan kualitas istirahat. Jika kamu sensitif terhadap kafein, cobalah membatasi konsumsi pada pagi atau siang hari.
Memicu kecemasan dan jantung berdebar
Asupan kafein yang berlebihan dapat menyebabkan gelisah, kecemasan, sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga jantung berdebar pada sebagian orang. Jika mengalami gejala tersebut setelah minum teh hijau, kurangi jumlah konsumsinya dan perhatikan sumber kafein lain, seperti kopi, minuman energi, dan cokelat.
Mengurangi penyerapan zat besi
Katekin dalam teh hijau dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme, yaitu zat besi yang terutama ditemukan dalam makanan nabati.
Orang yang berisiko mengalami kekurangan zat besi, termasuk mereka yang memiliki anemia defisiensi besi, perlu lebih berhati-hati. Sebaiknya beri jarak sekitar satu hingga dua jam antara waktu makan dan konsumsi teh hijau untuk membantu mengurangi pengaruhnya terhadap penyerapan zat besi.
Perlu perhatian khusus saat hamil
Ibu hamil perlu memperhatikan total asupan kafein dari seluruh sumber makanan dan minuman. Batas yang umum direkomendasikan selama kehamilan adalah tidak lebih dari 200 miligram kafein per hari, kecuali dokter memberikan anjuran berbeda.
Karena kandungan kafein teh hijau bervariasi, jumlah cangkir yang aman perlu disesuaikan dengan konsumsi kafein lainnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.