Benjolan di belakang telinga juga bisa muncul akibat infeksi bakteri pada folikel rambut yang menyebabkan bisul atau abses. Kondisi ini ditandai dengan benjolan kemerahan, terasa nyeri, dan terkadang disertai demam. Hal ini bisa diatasi dengan mengeluarkan nanah serta memberikan antibiotik sesuai instruksi dokter.
Mastoiditis adalah infeksi pada tulang mastoid yang terletak di belakang telinga. Biasanya, kondisi ini terjadi ketika infeksi telinga tengah menyebar ke tulang tersebut. Gejalanya bisa berupa benjolan kemerahan di belakang telinga, nyeri telinga, keluarnya cairan dari telinga, hingga gangguan pendengaran.
Berbeda dengan kondisi sebelumnya yang umumnya tidak berbahaya, mastoiditis memerlukan penanganan medis karena infeksi yang tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan komplikasi.
Meski jarang terjadi, benjolan di belakang telinga juga bisa disebabkan oleh tumor jinak maupun ganas. Beberapa jenis tumor dapat terasa keras, sementara jenis lainnya terasa lebih lunak.
Walaupun tidak berbahaya, sebaiknya periksakan ke dokter jika benjolan muncul tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas, terasa sangat nyeri, berukuran besar, atau terus membesar meski sudah diobati. Terlebih, jika benjolan disertai demam tinggi, menggigil, keluarnya nanah, sakit kepala, gangguan pendengaran, atau masalah keseimbangan.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.