Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selain Masker, Ini 4 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Asap Karhutla

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |14:05 WIB
Selain Masker, Ini 4 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Asap Karhutla
Masker. (Foto: Freepik)
A
A
A

3. Jaga Asupan Makanan Bergizi

Jangan Sepelekan Batuk saat Karhutla, Bisa Jadi Tanda Gangguan Pernapasan

Ketika menghadapi kondisi lingkungan yang kurang baik, masyarakat juga perlu memperhatikan asupan makanan sehari-hari. dr. Itna menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui konsumsi makanan bergizi.

Pilihan makanan yang beragam, termasuk sayuran, buah-buahan, sumber protein, dan makanan pokok, dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi. Asupan gizi yang memadai mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh dan menjaga kondisi fisik selama menghadapi situasi yang menantang. Sebaliknya, pola makan yang tidak seimbang dapat membuat kebutuhan nutrisi harian sulit terpenuhi.

“Selain itu, kita perlu menjaga asupan makanan agar daya tahan tubuh tetap optimal. Asupan vitamin juga penting, terutama yang berasal dari buah-buahan. Sebaiknya, kebutuhan vitamin dipenuhi melalui makanan bergizi dan beragam,” jelasnya.

4. Penuhi Kebutuhan Vitamin dari Buah dan Sayuran

dr. Itna juga menyarankan masyarakat memperhatikan asupan vitamin, terutama dari buah-buahan. Buah dan sayuran mengandung berbagai vitamin, mineral, serta zat gizi lain yang dibutuhkan tubuh.

Mengonsumsi makanan yang bervariasi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa harus selalu mengandalkan suplemen. Suplemen vitamin tidak secara langsung melindungi paru-paru dari partikel asap karhutla.

Penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan. Utamanya bagi orang yang memiliki kondisi medis tertentu.

“Bagaimanapun, saat ini kita mungkin belum bisa menghilangkan asap sepenuhnya. Namun, kita tetap bisa menjaga diri agar perlindungan terhadap paparan asap menjadi semaksimal mungkin,” jelas dr. Itna.

“Karena itu, saya sangat memohon kepada masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi ini. Tolong jangan menganggap asap karhutla hanya sebagai asap yang menyengat atau terasa tidak nyaman saat dihirup. Asap ini mengandung zat dan partikel berbahaya yang dapat mengancam kesehatan,” tutupnya.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement