JAKARTA - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 109 juta orang hingga Oktober 2026. Namun, Kementerian Kesehatan masih menghadapi pekerjaan rumah besar setelah jutaan orang yang terdeteksi mengalami hipertensi belum mendapatkan pengobatan secara optimal.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, dari sekitar 73 juta orang yang menjalani skrining kesehatan pada tahun lalu, sebanyak 7 juta orang terdeteksi mengalami hipertensi. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 755 ribu orang yang mendapatkan pengobatan.
Hal itu disampaikan Budi dalam Konferensi Pers 2 tahun pemerintahan di bidang kesehatan di Auditorium Leimena, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
“Jadi tahun lalu diskrining 73 juta, yang ketemu hipertensi itu 7 juta. Hipertensi ini kemudian dikasih obat, yang dia harus minum setiap hari. Yang diobati adalah 755.000. Masih kecil,” ujar Budi.
Menurutnya, jumlah orang yang mendapatkan pengobatan masih jauh dari target pemerintah. Kemenkes menargetkan 80 persen dari masyarakat yang terdeteksi mengalami hipertensi bisa mendapatkan pengobatan.