Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkes Budi Gunadi Siapkan Tabung Oksigen dan Konsentrator untuk Puskesmas di Wilayah Karhutla

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |09:05 WIB
Menkes Budi Gunadi Siapkan Tabung Oksigen dan Konsentrator untuk Puskesmas di Wilayah Karhutla
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Mei Sada/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kementerian Kesehatan menyiapkan bantuan berupa tabung oksigen dan alat konsentrator oksigen. Bantuan ini dipersiapkan guna memperkuat penanganan gangguan pernapasan di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, pemerintah menargetkan puskesmas di daerah dengan kualitas udara kategori merah dan hitam memiliki fasilitas bantuan oksigen. Langkah ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Menkes Budi

1. Dampak Kesehatan Akibat Karhutla

Menurut Budi, penanganan dampak kesehatan akibat polusi asap dilakukan melalui beberapa langkah. Masyarakat terlebih dahulu diminta mengurangi paparan dengan tetap berada di rumah dan menggunakan masker jika terpaksa keluar.

Namun, bagi masyarakat yang sudah mengalami gangguan kesehatan, pemerintah juga perlu memastikan fasilitas kesehatan memiliki dukungan yang memadai.

“Kalau dia kemudian sakit, dia bisa ke beberapa rumah oksigen yang sebenarnya di kabupaten-kota udah ada inisiatif,” ujar Budi dalam konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis 22 Oktober 2026.

2. Perluas Dukungan

Menkes Budi menyebut sejumlah daerah telah memiliki inisiatif menyediakan rumah oksigen. Kemenkes kemudian berencana memperluas dukungan tersebut dengan menyediakan fasilitas oksigen di puskesmas yang berada di wilayah dengan kondisi polusi udara paling buruk.

“Dan kita rencananya mau kasih rumah oksigen per Puskesmas untuk daerah yang hitam,” katanya.

Budi menjelaskan, fasilitas yang disiapkan dapat berupa tabung oksigen maupun oksigen konsentrator. Kedua jenis peralatan tersebut akan didistribusikan untuk mendukung pelayanan kesehatan di daerah terdampak.

Menkes Budi mengatakan, sebagian bantuan telah dikirim, sedangkan kebutuhan yang masih belum terpenuhi akan dikirim secara bertahap.

“Target kita semua Puskesmas yang daerah hitam sama merah kita punya fasilitas itu. Jadi orang yang merasa enggak enak, bisa ke sana,” ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement