Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla Tembus 306 Ribu, Kenali 6 Kelompok Rentan

Niko Prayoga , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |19:05 WIB
Kasus ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla Tembus 306 Ribu, Kenali 6 Kelompok Rentan
Ilustrasi kelompok rentan terdampak ISPA. (Foto: dok jcomp/Magnific)
A
A
A

Selama masa kehamilan, tubuh wanita secara alami mengalami penyesuaian daya tahan tubuh agar janin dapat tumbuh dengan aman. Kondisi ini membuat ibu hamil lebih mudah terpapar infeksi. Di sisi lain, perubahan fisik juga memberi tekanan tersendiri pada fungsi pernapasan.

“Di saat yang sama, rahim yang membesar mendesak ruang paru-paru, padahal kebutuhan oksigen justru meningkat. Karena itu, ISPA lebih mudah membuat ibu sesak, dan dampaknya bisa ikut dirasakan janin,” ungkapnya.

4. Perokok Aktif maupun Pasif

Paparan asap rokok terbukti merusak struktur alami saluran pernapasan. Zat kimia dalam asap rokok melumpuhkan bulu-bulu getar (silia) di saluran napas serta melemahkan sel-sel imun paru.

“Akibatnya, infeksi lebih mudah masuk dan bertahan. Risiko ini juga mengintai orang di sekitar perokok, terutama anak-anak yang menghirup asap rokok di rumah,” cetus Prof. Erlina.

5. Penderita Penyakit Kronis

Pada penderita asma dan PPOK, ISPA dengan mudah memicu kekambuhan karena peradangan saluran napas yang sudah ada sebelumnya. Sementara pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi memperlemah sistem imun.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement